Musim kemarau seringkali membawa suhu udara yang tinggi dan kadang-kadang menyengat. Apalagi bagi kamu yang tinggi di kawasan perumahan Solo, walaupun hanya berdiam diri di rumah sekalipun, terkadang hawa terik matahari di luar tetap terasa hangat di dalam ruang.

Saat suasana menjadi tak nyaman akibat panas, menggunakan AC (Air Conditioner) adalah salah satu cara paling efektif untuk menciptakan lingkungan rumah yang nyaman dan sejuk. Namun, dengan banyaknya jenis dan merk AC yang ada di pasaran, memilih hasil yang paling sesuai dengan kebutuhan jadi tugas yang menantang. Hal itu karena pemilihan AC yang tepat juga berdampak signifikan pada tagihan listrik dan kontribusi terhadap lingkungan.
tips memilih AC rumah yang tepat di perumahan Solo
Sebelum memutuskan untuk membeli AC impian untuk melengkapi hunianmu di perumahan Solo, pastikan kamu memiliki anggaran dan lokasi pemasangan yang memadai.
1. Pilih PK AC Sesuai dengan Luas Ruangan
Tips memilih AC pertama adalah memastikan apakah PK (Paardekracht) atau daya kesejukan/kapasitas pendinginan yang ditawarkan oleh AC sesuai dengan luas ruangan yang akan didinginkan. Hal ini perlu jadi pertimbangan utama agar suhu dingin menyebar secara merata.
PK terlalu kecil, AC harus bekerja ekstra untuk mendinginkan ruangan. Sebaliknya, PK yang terlalu besar juga menyebabkan tagihan listrik menjadi membengkak. Umumnya rekomendasi luas ruangan untuk setiap ukuran PK AC antara lain:
- 1/2 PK: untuk ruangan 10 meter persegi
- 3/4 PK: untuk ruangan 14 meter persegi
- 1 PK: untuk ruangan 18 meter persegi
- 1 1/2 PK: untuk ruangan 24 meter persegi
- 2 PK: untuk ruangan 36 meter persegi
ruangan memiliki luas lebih dari 36 meter persegi, kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakan 2 AC kaligus. Selain itu, kamu dapat menggunakan penutup angin AC atau tirai AC agar angin menyebar secara merata ke seluruh ruangan sehingga lebih nyaman.
2. Pilih Tipe AC Sesuai Kebutuhan
Tipe dan jenis AC merupakan dua hal yang berbeda. Jenis AC terdiri dari AC portable, AC central, dan AC split. Sementara tipe AC umumnya terbagi menjadi AC inverter dan AC non-inverter yang mengacu pada kewajahan kompresor dan penggunaan energi.
AC inverter memiliki kompresor yang bekerja dengan kepenuhan rendah untuk mencapai suhu yang diinginkan. Sedangkan AC non-inverter memiliki kompresor yang beroperasi pada kapasitas maksimum sehingga dapat mencapai suhu yang diinginkan secepat mungkin. Kalau kamu mencari AC dengan tingkat efisiensi tinggi dan suhu yang konsisten, maka AC inverter adalah pilihan yang tepat. Meskipun harganya lebih mahal, dalam jangka panjang tipe AC ini lebih hemat dan praktis.
Sementara itu, AC non-inverter cok untuk penggunaan yang tidak terlalu sering atau jika kamu tidak memerlukan suhu yang konstan sepanjang waktu. Harganya pun lebih terjangkau dibandingan tipe AC inverter.
3. Pilih Jenis AC Sesuai Desain Ruang
Tips memilih AC yang ketiga adalah memperhatikan jenis AC. Ini penting karena berkaitan dengan desain ruangan dan juga anggaran yang kamu miliki. Di pasaran alat pendingin ruangan ini terdiri dari AC Perumahan atau AC Commercial.
AC Perumahan merupakan jenis unit dalam ruangan dengan tipe dinding dipasang. Sementara AC Commercial, terdiri dari beberapa tipe unit indoor seperti Kaset, Disalurkan, Ditangguhkan, dan Floor Standing.
Mengingat banyak pengembang perumahan Solo saat ini mengusung konsep rumah minimalis modern, jika kamu menginginkan anggaran yang lebih terjangkau dan alat dipasang setelah pembangunan rumah selesai, unit indoor tipe dinding dipasang, Ditangguhkan, atau Floor Standing adalah pilihan yang pas. Sedangkan, bila kamu ingin AC dipasang sebelum rumah selesai dibangun agar terlihat lebih menyatu dengan plafon, pilih tipe Kaset atau Disalurkan.
4. Perhatikan Fitur yang Tersedia
Jangan lupa untuk memeriksa fitur-fitur tambahan yang ditawarkan oleh AC. Beberapa AC modern dilengkapi teknologi canggih seperti pengaturan suhu otomatis, pengaturan kelembapan, saring udara, hingga pemantauan energi. Fitur-fitur ini tentunya dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi.
Pilih AC dengan sistem pengaturan suhu yang muda dan mode fitur pengaturan energi (mode seperti Eco atau Penghemat Energi) untuk mengoptimalkan penggunaan energi dan mencegah pemakaian berlebih.
5. Pilih AC dengan Daya Listrik Rendah di perumahan Solo
Selain dari segi harga dan fungsi, memilih AC dengan daya listrik rendah adalah langkah yang bijaksana untuk mengurangi tagihan listrik dan dampak negatif pada lingkungan.
AC umumnya akan dinyalakan sesaat sebelum tidur, yang berarti perangkat elektronik ini akan bekerja selama 7 sampai 8 jam sehari. Namun terkadang, jam operasional AC akan bertambah jika kamu di rumah seharian, maka waktu operasinya bisa meningkat dua kali lipat. Maka itu, perhatikan label energi pada AC sebelum membeli. Pilih produk dengan rating efisiensi terbalik (A, A+, atau A++) agar lebih hemat energi dan tidak membuat kantong kering.
6. Pilih Desain yang Muda Dibersihkan
Memilih AC dengan desain yang muda dibersihkan merupakan hal penting agar kamu dapat dengan muda menjabat kualitas udara dalam ruang, sekaligus meningkatkan efisiensi serta umur pakai AC tersebut.
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan desain AC, yaitu: saring udara yang muda diakses dan dibersihkan, panel depan yang muda dilepas, saluran drainase yang lancar, memiliki lapisan anti karat, memiliki fitur membersihkan diri, dan kualitas material yang baik. Pastikan juga untuk melakukan perawatan dan pencucian AC secara teratur agar performanya tetap optimal.
7. Pertimbangkan AC dengan Smart Controller di Perumahan Solo
Tips memilih AC terakhir yang bisa kamu pertimbangkan adalah teknologi smart controller yang disematkan. Beberapa AC yang kini tersedia di pasaran telah dilengkapi dengan teknologi mutakhir yang membuatnya lebih pintar dan hemat energi.
Carilah informasi apakah AC yang kamu inginkan telah berbasis IoT (Internet of Things). Keunggulan dari AC yang dilengkapi teknologi IoT adalah mampu terhubung dengan sistem rumah pintar lainnya melalui koneksi Wi-Fi atau Bluetooth. Kamu bisa mengontrol fungi berbagai, mulai dari menyalakan, mengatur suhu, hingga mematikan AC dari jarak jauh hanya bermodalkan smartphone. Saat sedang dalam perjalanan pulang menuju rumah, kamu sudah bisa menyalakan AC sehingga ruangan sudah dingin setibanya di sana.
Pilihlah AC dari merk terpercaya yang sesuai dengan kebutuhan rumahmu. Kamu juga dapat membaca ulasan produk yang memberikan informasi tentang performa dan kinerja AC dari sudut pandang pengguna sebenarnya. Jika perlu, mintalah saran dari ahli AC atau teknisi profesional untuk mendapatkan rekomendasi yang lebih akurat.
Dengan memilih pendingin ruangan yang tepat, kamu dapat merasa nyaman beraktivitas di dalam rumah di kawasan perumahan Solo selama musim kemarau yang terik, tanpa perlu khawatir akan biaya listrik yang membengkak.
untuk mengetahui tips dan trik lainnya pantau terus di blog kami dan ikuti kami di @purialamsentosa untuk mendapatkan informasi terbaru terkait perumahan Solo
