Harga energi dunia kembali bergejolak. Konflik geopolitik yang belum mereda di berbagai kawasan mendorong lonjakan harga minyak global dan memicu kekhawatiran inflasi di banyak negara. Indonesia, sebagai negara pengimpor minyak, tidak lepas dari dampaknya. Pertanyaan yang kini ramai dibicarakan calon pembeli properti adalah apakah tekanan ini akan memicu KPR di perumahan Solo naik dalam waktu dekat.
Kenapa Harga Energi Dunia Bisa Tiba-Tiba Melonjak?
Kawasan Timur Tengah adalah salah satu penghasil minyak terbesar di dunia. Setiap eskalasi konflik di kawasan ini hampir selalu berdampak langsung pada harga minyak global. Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel sempat mendorong harga minyak West Texas Intermediate (WTI) mendekati level US$120 per barel, level tertinggi sejak gejolak energi global 2022, sebagaimana dilaporkan Maxco Futures.
Selain konflik Timur Tengah, ketegangan antara Rusia dan Ukraina juga masih memberikan tekanan pada pasokan energi global, khususnya gas alam di Eropa. Para ekonom memperingatkan bahwa jika harga energi tetap tinggi dalam jangka panjang, dampaknya dapat meluas ke berbagai sektor ekonomi dan berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi di banyak negara.
Jika Energi Mahal, Apakah KPR di Perumahan Solo Naik Juga?
Hubungan antara harga energi dan suku bunga KPR bersifat berantai. Kenaikan harga energi berpotensi mendorong inflasi global, menekan daya beli masyarakat, serta memengaruhi kebijakan moneter bank sentral di berbagai negara. Jika inflasi meningkat, bank sentral biasanya merespons dengan menaikkan suku bunga acuan dan bunga KPR mengikuti arah yang sama.
Saat ini, Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate di level 4,75% untuk pertemuan kelima berturut-turut pada Februari 2026, sebagaimana dicatat oleh Trading Economics. Keputusan ini diambil untuk menstabilkan rupiah di tengah volatilitas global yang terus berlangsung. Jika BI menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi, maka bunga KPR floating hampir pasti akan ikut naik beberapa bulan kemudian. Artinya, jika tekanan inflasi global dari sektor energi berlanjut, potensi KPR di perumahan Solo naik menjadi skenario yang perlu diantisipasi.
Jika KPR Perumahan Solo Naik, Apakah Membeli Rumah Sekarang Masih Masuk Akal?
Jawabannya: justru sekarang adalah momentum yang tepat. Saat suku bunga KPR meningkat, cicilan rumah otomatis ikut naik dan calon pembeli cenderung menunda pembelian hingga bunga kembali turun. Menunda justru berisiko membayar cicilan lebih mahal di kemudian hari jika bunga sudah bergerak naik.
Strategi yang banyak direkomendasikan adalah mengunci harga dan bunga fixed rate sebelum periode floating berlaku. Berdasarkan data Antara News, suku bunga kredit perbankan Indonesia naik dari 8,94% menjadi 9,36% sepanjang kuartal II/2022 hingga kuartal II/2023, seiring kenaikan BI Rate untuk menekan inflasi saat itu. Hingga pertengahan 2025, rata-rata suku bunga dasar kredit KPR di bank-bank besar masih berada di kisaran 9,18%–9,50%, artinya bunga belum turun signifikan meski BI telah melakukan penyesuaian. Pola ini menunjukkan bahwa jika tekanan inflasi energi global kembali memuncak, bunga KPR berpotensi kembali bergerak naik. Pola serupa berpotensi terulang jika tekanan inflasi energi global kembali memuncak.
Baca juga: Jangan Salah Pilih! KPR vs Cash Saat Beli Perumahan di Solo
Citra Buana Residence 2: Hunian Strategis dengan Skema Pembayaran Fleksibel
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, memilih hunian di kawasan yang terus berkembang adalah langkah investasi yang terukur. Citra Buana Residence 2 di Tohudan, Colomadu, Karanganyar, hadir dengan konsep hunian Korean style yang modern dan timeless. Kawasan ini dekat dengan pusat perbelanjaan, seperti Solo Square dan Solo Paragon, fasilitas kesehatan, seperti RS JIH Solo, RS UMS hingga RS Mata Solo, serta akses transportasi Bandara Adi Soemarmo dan pintu Tol Klodran.
Di dalam kawasan, tersedia center garden dengan jogging track, kolam ikan, gazebo, keamanan 24 jam, dan one gate system berbasis aplikasi. Tipe Deiji dan Moran Shophouse hadir dengan konsep open space dan high ceiling yang membuat hunian terasa lapang. Dengan cicilan KPR mulai 4 jutaan per bulan, tenor hingga 20 tahun, DP suka-suka, serta gratis PPN, dan gratis biaya-biaya. Selagi bunga KPR masih stabil, ini adalah waktu terbaik untuk mengambil keputusan.
Jangan Tunda!
Cek ketersediaan unit, jadwalkan kunjungan, dan manfaatkan momentum sebelum terlambat!
📲 Instagram: @purialamsentosa 💬 WhatsApp: 0895 1717 0707

