Jalan rumah Solo di sekitar rumah, sebagai orang awam tentu akan sulit menentukan jenis jalan yang tepat untuk lingkungan perumahan. Umumnya jenis jalan di perumahan terbuat dari beton, jalan aspal, dan paving block. Ketiga jenis jalan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
kelebihan dan kekurangan untuk jalan rumah Solo
Umumnya jenis jalan di perumahan terbuat dari beton, jalan aspal, dan paving block. Ketiga jenis jalan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Jalan Aspal
Berbeda dengan perkerasan beton yang kaku, jalan aspal memiliki perkerasan lentur dengan bahan pengikat aspal yang sering disebut campuran aspal panas atau hot mix. Jenis jalan ini direkomendasikan untuk jalan yang tanah dasarnya sudah mantap dan didukung sistem drainase jalan yang sudah tertata dengan baik.
Baca Juga:Hak Masyarakat Jika Tanah Perumahan di Solo Kena Proyek Jalan
Kelebihan
- Tekstur jalan lebih halus dan tidak bergelombang.
- Untuk penggunaan pada jalan dengan lalu lintas kendaraan ringan, jalan aspal lebih murah dibanding konstruksi jalan beton.
- Daya tahan terhadap cuaca tinggi.
- Perawatan lebih mudah karena tinggal mengganti pada area jalan aspal yang rusak saja, dengan cari menggali dan mengganti dengan yang baru pada area jalan yang rusak.
- Warna hitam aspal memepengaruhi psikologi pengendara di rumah Solo menjadi lebih teduh dan nyaman.
Kekurangan
- Tidak dapat menahan genangan air untuk waktu yang lama sehingga memerlukan saluran drainase yang baik untuk proses pengeringan jalan aspal pasca hujan atau banjir.
- Pada struktur tanah yang buruk harus dilakukan perbaikan tanah terlebih dahulu sebelum ditumpangi oleh konstruksi jalan aspal.
Jalan paving block
Jenis perkerasan jalan lainnya yaitu paving block di rumah Solo yang terbuat dari campuran pasir dan semen ditambah atau tanpa campuran lainnya. Berdasarkan bentuknya paving block dapat dibedakan menjadi dua yaitu bentuk segi empat dan segi banyak. Paving block umumnya memiliki ketebalan antara 6 cm, 8 cm, dan 10 cm. Lantaran paving block ini memiliki beragam warna dan bercelah, umumnya jenis jalan ini digunakan untuk jalan di dalam taman, perumahan, dan area parkir atau garasi rumah.
Baca juga:Standar Perumahan Cluster Solo: Punya Lebar Jalan 8 Meter
Berikut kelebihan dan kekurangan jalan paving block:
Kelebihan
- Tidak membutuhkan alat berat dalam pengerjaannya.
- Memiliki pori-pori yang bercelah sehingga tidak menimbulkan genangan air.
- Mudah dibongkar pasang.
- Memiliki daya serap tinggi.
- Tahan beban statis seperti kendaraan yang sedang diam atau parkir
- tahan terhadap tumpahan bahan pelumas dan pemanasan oleh mesin kendaraan.
Kekurangan
- Mudah bergelombang bila pondasinya tidak kuat dan kurang nyaman untuk kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Untuk perumahan modern dengan sistem drainase terpadu dan anggaran awal terbatas, aspal sering kali menjadi pilihan favorit karena estetika dan kenyamanannya. Sebaliknya, untuk investasi jangka panjang yang bebas pusing dari perbaikan rutin, beton (rigid pavement) adalah pilihan yang paling tangguh.
unuk informasi lebh lanjut mengenai perumahan Solo ikuti blog kami di Citra Buana Residence 2 dan ikuti kami di instagram @purialamsentosa

