Sudah tahu cara cek instalasi listrik dan air di rumah baru sebelum serah terima? Pemeriksaan ini penting untuk memastikan stopkontak, lampu, saluran air, dan komponen lainnya berfungsi dengan baik. Simak langkah-langkah pemeriksaannya agar masalah bisa diketahui sebelum rumah ditempati.
Mengapa Instalasi Listrik dan Air Perlu Dicek Sebelum Serah Terima?
Instalasi listrik dan air umumnya tertanam di dinding dan lantai, sehingga masalahnya baru terasa setelah rumah dihuni. Pengecekan lebih awal membantu Anda menghindari kerugian yang lebih besar.
- Perbaikan setelah dihuni biasanya lebih rumit dan mengganggu
- Instalasi listrik yang bermasalah berisiko menimbulkan korsleting dan sengatan
- Pipa bocor dapat membuat tagihan air naik dan dinding lembap
- Permintaan perbaikan ke developer lebih mudah saat serah terima
Hal ini sejalan dengan imbauan agar instalasi listrik diperiksa sebelum membeli atau menyewa rumah.
Persiapan Sebelum Mengecek
Siapkan perlengkapan sederhana agar pengecekan berjalan lancar. Lakukan di siang hari supaya cahaya cukup dan area lembap mudah terlihat.
- Senter dan ponsel untuk mencatat dan memotret temuan
- Tester stopkontak atau testpen yang aman dipakai
- Daftar checklist dan pulpen untuk menandai hasil
- Denah atau dokumen instalasi listrik dan air dari developer bila ada
- Teknisi atau orang berpengalaman bila Anda ragu
Jangan membuka panel atau menyentuh kabel secara langsung. Cukup gunakan saklar MCB dan alat uji yang aman.
Cek Instalasi Listrik Rumah Baru
Tabel berikut merangkum komponen listrik yang perlu dites beserta tanda masalahnya. Setelah itu, tiap bagian dijelaskan satu per satu.
| Komponen | Yang dites | Tanda bermasalah |
| Panel dan MCB | Semua MCB bisa dinyalakan dan dimatikan, dan label jelas | MCB sering turun, terasa panas, atau tidak berlabel |
| Pengaman arus bocor | Tanyakan apakah terpasang dan cara mengujinya | Tidak ada atau tidak berfungsi |
| Grounding | Tanyakan apakah terpasang dan minta diuji | Terasa tersetrum ringan saat menyentuh perangkat |
| Stopkontak | Cek dengan tester stopkontak | Longgar, tidak ada tegangan, atau terasa panas |
| Saklar dan lampu | Nyalakan semua titik | Berkedip, mati, atau hangat berlebih |
| kWh meter | Cek segel dan daya terpasang | Segel rusak atau daya tidak sesuai |
1. Panel dan MCB
MCB berfungsi memutus listrik saat terjadi korsleting atau beban berlebih. Pastikan semua MCB berfungsi, terpasang kencang, dan memiliki label sehingga mudah dikenali.
Bila MCB sering turun atau terasa panas, minta developer memeriksa penyebabnya.
2. Grounding dan Pengaman Arus Bocor
Grounding mengalirkan arus bocor ke tanah sehingga mengurangi risiko sengatan. Tanyakan apakah grounding terpasang dan minta diuji oleh teknisi.
Selain itu, tanyakan apakah rumah memiliki pengaman arus bocor seperti RCCB yang sesuai standar SNI.
3. Stopkontak, Saklar, dan Lampu
Colokkan tester stopkontak pada tiap titik, lalu nyalakan semua saklar dan lampu. Catat titik yang tidak berfungsi, longgar, atau terasa hangat.
4. kWh Meter dan Daya Terpasang
Cek apakah segel kWh meter masih utuh dan tidak ada sambungan listrik langsung dari tiang yang tidak melalui meter. Tanyakan juga daya terpasang agar sesuai kebutuhan rumah tangga Anda.
PLN menganjurkan pemeriksaan kWh meter sebelum membeli rumah, dan instalasi di dalam rumah menjadi tanggung jawab pelanggan.
List Cek Instalasi Air Rumah Baru
Instalasi air meliputi pipa, keran, saluran pembuangan, dan kamar mandi. Tabel berikut membantu Anda memeriksa tiap bagian.
| Bagian | Yang dites | Tanda bermasalah |
| Tekanan air | Buka beberapa keran sekaligus | Air kecil atau tersendat |
| Kebocoran pipa | Tes dengan meteran air | Angka meteran naik saat semua keran tertutup |
| Keran dan toilet | Buka tutup keran dan siram toilet berulang | Menetes, bocor, atau air tidak berhenti |
| Saluran pembuangan | Alirkan air dalam jumlah banyak | Air lambat turun atau menggenang |
| Lantai kamar mandi | Siram air ke lantai | Air tidak mengalir ke lubang pembuangan |
| Tandon dan pompa | Nyalakan pompa bila ada | Berisik atau tidak berhenti sendiri |
1. Tes Kebocoran dengan Meteran Air
Cara ini membantu mendeteksi kebocoran pipa yang tidak terlihat. Lakukan langkah berikut.
- Tutup semua keran dan hentikan pemakaian air
- Catat atau foto angka pada meteran air
- Tunggu beberapa waktu, sebagian panduan menyarankan mulai dari 15 menit sampai beberapa jam
- Baca meteran lagi dan bandingkan angkanya
Bila angka naik, kemungkinan ada kebocoran pada pipa. Kebocoran kecil membutuhkan waktu lebih lama untuk terlihat.
2. Tekanan dan Debit Air
Buka keran di beberapa titik sekaligus, misalnya kamar mandi dan dapur. Air yang tiba-tiba mengecil bisa menandakan pipa tersumbat, bocor, atau masalah pada tekanan.
Pada rumah bertingkat, cek juga lantai atas karena tekanan di sana lebih rentan lemah.
3. Saluran Pembuangan dan Kamar Mandi
Siram air dalam jumlah banyak ke lantai kamar mandi dan wastafel, lalu perhatikan alirannya. Air harus mengalir lancar ke lubang pembuangan tanpa menggenang.
Pastikan juga tidak ada rembesan atau noda lembap di dinding dan plafon di bawahnya. Untuk inspirasi penataan area basah, lihat ide kamar mandi ala Korea.
Kapan Harus Memanggil Teknisi untuk Inspeksi?
Setelah mengecek listrik dan air, tidak semua temuan bisa Anda tangani sendiri. Pengecekan mandiri hanya gambaran awal, jadi libatkan teknisi bila Anda menemukan kondisi berikut.
- MCB sering turun atau terasa panas
- Terasa tersetrum ringan saat menyentuh perangkat
- Angka meteran air naik saat semua keran tertutup
- Rembesan atau lembap muncul di dinding dan plafon
Untuk pemeriksaan instalasi listrik secara menyeluruh, Anda dapat menghubungi lembaga inspeksi kelistrikan.
Catat Temuan dan Minta Perbaikan ke Developer
Baik ditangani teknisi maupun tidak, semua temuan perlu dicatat dan disampaikan kepada developer. Langkah berikut membantu prosesnya.
- Foto dan catat setiap temuan beserta lokasinya
- Minta daftar perbaikan secara tertulis kepada developer
- Tanyakan masa pemeliharaan dan cara pengajuan perbaikan
- Minta jadwal perbaikan dan bukti pengerjaannya
- Tes ulang setelah diperbaiki, lalu tanda tangan serah terima
Pahami juga tahap berikutnya lewat panduan membuat AJB rumah di Solo.
Terapkan Checklist Ini Saat Survei, Mulai dari Citra Buana Residence 2
Checklist ini paling berguna bila diterapkan sejak survei. Tanyakan kepada developer bagaimana instalasi listrik dan air diuji sebelum serah terima serta apa saja yang termasuk masa pemeliharaan.
Citra Buana Residence 2 mengusung konsep Modern Korean seperti pada Korean Modern Living, dengan tipe Deiji dan Jindallae. Kenali pengembangnya, PT Puri Alam Sentosa, intip fasilitas dan lokasinya, ikuti Instagram @purialamsentosa, lalu atur jadwal survei lewat WhatsApp 0895-1717-0707.

